Mengenal Bunga Telang Dan Manfaatnya

Telang

Telang (bahasa Latin: Clitoria) adalah suatu genus tumbuhan berbunga dari famili Faboidea (kacang-kacangan yang tumbuh merambat). Genus ini habitatnya tersebar di daerah tropis maupun subtropis. Penyerbukan bunganya dibantu oleh serangga.

Clitoria ternatea


Klasifikasi ilmiah


Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Faboideae
Tribus: Cicereae
Genus: Clitoria
Spesies: C. ternatea
Nama binomial: Clitoria ternatea L.


Taksonomi 

Nama genus ini diambil dari klitoris manusia, karena bentuk bunganya mirip dengan vulva. Spesies pertama dari genus ini yang dideskripsikan diberi nama Flos clitoridis ternatensibus pada tahun 1678 oleh Rumpf, seorang ahli botani kelahiran Jerman yang dipekerjakan oleh Perusahaan Hindia Belanda. Penamaan ini dianggap sebagai nama yang tepat oleh Johann Philipp Breyne pada tahun 1747. Banyak nama vernakular dari bunga-bunga ini dalam berbagai bahasa yang maknanya mirip, biasanya diambil dari kelamin luar wanita dalam bahasa setempat.

Pada masa lalu, penamaan genus ini sempat menjadi kontroversi di antara para ahli botani karena dianggap terlalu eksplisit. Analogi berdasarkan kemiripan dengan alat kelamin wanita menuai kritik tajam dari ahli botani seperti James Edward Smith pada tahun 1807, Amos Eaton pada tahun 1817, Michel Étienne Descourtilz pada tahun 1826, serta Eaton dan Wright pada tahun 1840. Beberapa alternatif nama yang kurang eksplisit, seperti Vexillaria (Eaton 1817) dan Nauchea (Descourtilz 1826), diusulkan, tetapi kemudian gagal diterima secara luas, sehingga nama Clitoria tetap bertahan sampai hari ini.

Penyebaran

Tanaman ini berasal dari daerah tropis, subtropis, dan daerah beriklim sedang di seluruh dunia, dari belahan bumi barat di Amerika Utara hingga belahan Bumi timur di Australia.

Manfaat Bunga Telang

“Manfaat bunga telang memang belum banyak diketahui orang. Hal tersebut dikarenakan, bunga dengan warna warna biru ini dikenal sebagai tanaman hias. Selain mampu menunjang kesehatan tubuh secara keseluruhan, bunga telang kerap dipakai sebagai pewarna makanan alami.”
Berikut manfaat bunga telang yang sebaiknya kamu ketahui terlebih dulu:

1. Meringankan Gejala Depresi
Di dalam bunga telang terkandung asam palmitat, yaitu senyawa yang mirip dengan asam linolenat. Asam linoleat sendiri adalah asam lemak omega-3 esensial, yang bisa mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Manfaatnya melindungi sistem saraf pusat dari kerusakan. Nah, asam palmitat tersebut memiliki sifat antioksidan yang berperan sebagai antidepresan alami.

2. Mengandung Antioksidan
Antioksidan dapat melindungi sel-sel sehat di dalam tubuh. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengonsumsi air bunga telang. Dari penelitian International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, ilmuwan menyimpulkan jika sumber antioksidan pada bunga telang dihasilkan oleh ekstrak metanol di dalamnya.

3. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka
Manfaat bunga telang selanjutnya adalah mempercepat proses penyembuhan luka. Hal tersebut bisa didapatkan karena ekstrak biji bunga telang mengandung flavonoid glikosida. Sedangkan ekstrak tumbuhannya mengandung senyawa fenolik. Baik diminum maupun dioles, bunga telang dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

4. Mengurangi Peradangan dalam Tubuh
Sekitar 51-52 persen bunga telang mengandung asam oleat. Asam oleat sendiri merupakan asam lemak yang biasa ditemukan pada minyak zaitun. Manfaatnya sudah tidak diragukan lagi, yaitu mengurangi peradangan, serta menurunkan risiko kanker pada seseorang.

5. Menurunkan Kolesterol Tinggi
Manfaat bunga telang selanjutnya adalah menurunkan kolesterol tinggi (hiperlipidemia). Jika kolesterol dapat dikontrol, maka kesehatan organ jantung pun dapat terjaga dengan baik.

6. Meringankan Gejala Diabetes
Penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa bunga telang dapat mengontrol penyerapan gula darah. Hal tersebut otomatis dapat menjaga kestabilan gula darah pada seseorang.

7. Meringankan Gejala Asma
Ekstrak bunga telang dipercaya dapat meringan gejala asma dan bronkitis. Kemampuannya tersebut didapatkan dari sifat antioksidan dan antiasthmatic yang dimilikinya.

Catatan: Untuk mendapatkan sejumlah manfaat bunga telang seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kamu dapat memetik 10 kelopak bunga tersebut. Kemudian rendam selama 15 menit di dalam air panas. Ketika kelopaknya sudah tidak berwarna biru lagi, buang kelopak dan saring airnya. Air akan tampak berwarna biru keunguan dan siap untuk diminum.
Meski memiliki sejumlah manfaat baik bagi tubuh, sebaiknya diskusikan terlebih dulu dengan dokter jika kamu adalah pengidap alergi makanan yang ingin mengonsumsinya. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Diskusikan pula jika kamu mengalami gangguan kesehatan sesaat setelah mengonsumsinya. 


Referensi

Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 2019-09-14.

Fantz, Paul R. (2000). "Nomenclatural Notes on the Genus Clitoria for the Flora North American Project". Castanea. 65 (2): 89–92.

Fantz, Paul R. (1991). "Ethnobotany of Clitoria (Leguminosae)". Economic Botany. 45 (4): 511–20.

Medicine Net. Diakses pada 2021. 8 Health Benefits of Blue Clitoria Ternatea.

Well and Good. Diakses pada 2021. Butterfly Pea Flower Is an Antioxidant-Rich Ingredient That Offers Benefits Way Beyond Turning Your Drink Blue.

Net Meds. Diakses pada 2021. Blue Tea: Unbelievable Health Benefits Of This Butterfly Pea Flower Infusion.

The Habitat. Diakses pada 2021. Tips for Growing the Magical Butterfly Pea Flower.

Komentar