Mengenal Bunga Simeut atau Kisimeut juga Manfaatnya

Bunga Simeut atau Ki simeut

Tanaman Ki Simeut atau Kembang Simeut, sepertinya agak kurang dikenal di kalangan peneliti botani Indonesia. Mungkin karena sudah mulai langka atau memang selama ini tidak tersebar luas di semua daerah, sehingga tidak banyak orang yang mengenalnya. Hal itu terlihat dari minimnya informasi tentang identitas tanaman ini secara ilmiah.


Senna macranthera


Klasifikasi ilmiah


Kerajaan: Tumbuhan

Ordo: Fabel

Keluarga: Fabaceae

Subfamili: Caesalpinioideae

Marga: Senna

Jenis: S. macranthera

Nama binomial

Senna macranthera

(Collad.) HS Irwin & Barneby


Deskripsi 

Dengan ketinggian 2 hingga 6 m, ia memiliki bunga  berwarna kuning.


Manfaat Bunga Simeut

Kisimeut secara tradisional dapat membantu menurunkan berat badan, membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit dan wasir.

Sebagian besar manfaat Kisimeut adalah untuk kesehatan pencernaan. Bunga ini bahkan dikenal sebagai obat pencahar alami yang cukup efektif.

Berikut ini adalah khasiat Kisimeut untuk pencernaan.


1. Melancarkan BAB

Mengutip studi terbitan Journal of Clinical Pharmacy and Therapeutics (2018), ekstrak daun senna terbukti bersifat laksatif.

Artinya, konsumsi senna atau suplemennya bisa membuat BAB lancar sehingga mengurangi gejala konstipasi atau sembelit. Ekstrak daun senna membantu memadatkan feses sehingga lebih mudah keluar dari usus besar.

Selain itu, tanaman ini mengandung senyawa bernama senosida. Saat dikonsumsi, bakteri di dalam usus akan memecah senyawa ini dan merangsang pergerakan usus besar sehingga melancarkan BAB.


2. Menjaga mikrobiota usus

Senna kaya akan senyawa flavonoid. Senyawa ini bersifat antioksidan yang baik untuk kesehatan usus, salah satunya menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Menurut riset terbitan Current Opinion in Biotechnology (2020), flavonoid nantinya membantu bakteri baik usus untuk melawan bakteri berbahaya.

Tak hanya itu, flavonoid juga meningkatkan jumlah bakteri baik pada usus, seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus.


3. Memperkuat lapisan pelindung usus

Ketika radang usus muncul, lapisan pelindung usus pun menjadi lebih rentan terinfeksi patogen berbahaya.

Dengan kandungan flavonoidnya, senna bisa membantu untuk mengurangi senyawa yang memicu reaksi peradangan di saluran pencernaan, terutama di lapisan dinding usus.

Selain itu, flavonoid bekerja sebagai antioksidan yang mengurangi masalah usus akibat radikal bebas. Salah satu efek radikal bebas pada usus adalah melemahnya fungsi lapisan pelindung usus.


4. Mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar

Sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS) terjadi karena masalah pada usus besar, seperti gangguan kontraksi otot usus.

Jika kontraksi usus terlalu lemah, hal ini menimbulkan sembelit. Nah, kandungan aktif dalam senna membantu mengatasi konstipasi yang disebabkan oleh IBS.

Meski begitu, manfaat senna untuk pencernaan ini tidak serta-merta mengobati IBS, hanya berguna mengatasi gejala IBS.


5. Meredakan gejala ambeien

Senna ternyata punya potensi mengurangi gejala terkait ambeien karena membantu melancarkan pencernaan.

Konstipasi yang tidak segera diatasi membuat Anda mengejan lebih keras untuk mengeluarkan feses. Oleh karena itu, bantalan anus keluar dari posisi semula.

Ambeien juga membuat feses kering dan keras sehingga membuat otot rektum dan anus terluka dan berdarah.

Konsumsi ekstrak senna mampu mengurangi sembelit sehingga risiko BAB berdarah dan bantalan anus berpindah pun berkurang.


Referensi


"Senna macranthera (Collad.)HSIrwin & Barneby" . Spesies 2000 & Katalog Kehidupan ITIS . Spesies 2000: Naturalis, Leiden, Belanda.

Senna macranthera (DC. ex Collad.) HS Irwin et Barneby, di Tela Botanica

Journal of Clinical Pharmacy and Therapeutics (2018), ekstrak daun senna terbukti bersifat laksatif.

Current Opinion in Biotechnology (2020),

Komentar